Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Membeli Asuransi Jiwa

Era boleh berkembang, namun ternyata masyarakat masih belum sadar akan perencanaan keuangan yang baik di tengah kondisi ekonomi yang seperti saat ini. Hal ini bisa dilihat dari rendahnya pemilik asuransi jiwa. Padahal asuransi jiwa ini memiliki peran sangat penting dalam perencanaan keuangan keluarga sekaligus sebagai perlindungan diri.

Asuransi jiwa sendiri merupakan satu jenis asuransi yang menanggung kerugian secara finansial apabila tertanggung meninggal dunia, sementara tertanggung tersebut adalah pencari nafkah utama di dalam keluarga. Karena pencari nafkah meninggal dunia, sudah pasti keluarga tertanggunglah yang harus menanggung kerugian finansial.

Manfaat Membeli Asuransi Jiwa 

Masyarakat cenderung kurang berminat menggunakan asuransi jiwa, salah satu alasannya karena dianggap mahal bahkan dianggap mubazir. Padahal, jika Anda memilih produk yang tepat, Anda bisa tetap merasakan manfaat asuransi jiwa dengan biaya premi yang terjangkau.  Membeli asuransi jiwa sebenarnya akan memberikan banyak keuntungan, seperti:

1. Melindungi terhadap Resiko Musibah

Dengan memiliki asuransi jiwa, saat tertanggung mengalami musibah di masa depan, tertanggung bisa terlindung dari resiko lebih besar. Ini karena ketika terjadi musibah pada tertanggung, maka asuransi jiwa yang akan menanggung.

2. Menjamin Kelangsungan Hidup Keluarganya

Dengan asuransi jiwa, kelangsungan hidup dari keluar tertanggung bisa tetap terjamin. Adanya jaminan hari tua ini juga dapat menjamin masa depan anak dari resiko.

Namun, disisi lain alasan banyak orang yang enggan menggunakan asuransi jiwa adalah karena alasan mahal. Hal tersebut bisa terjadi jika Anda salah dalam memilih produk asuransi jiwa. Kesalahan yang sering dilakukan antara lain sebagai berikut.

3. Fokusnya untuk investasi, bukan perlindungan diri

Memang, tidak bisa dipungkiri bahwa asuransi juga bisa menjadi instrumen investasi. Namun, jangan hanya berdasarkan pada investasi. Selalu menghitung uang yang didapat apabila tidak diklaim. Cukup fokus pada UP yang akan diberikan kepada tertanggung apabila mengalami musibah.

4. Uang Pertanggungan yang Kecil

Kesalahan berikutnya yang juga sering dilakukan saat membeli asuransi jiwa adalah uang pertanggungan yang kecil. Banyak yang menganggap bahwa uang pertanggungan yang diberikan sudah cukup besar. Padahal nilai ini masih terbilang kecil.

Maka, ketika membeli asuransi jiwa, pastikan Anda sudah menghitung dengan cermat nilai uang pertanggungan yang didapat. Sesuaikan dengan jumlah biaya hidup yang bisa dikeluarkan per bulan. Dengan begitu Anda bisa mendapatkan UP dengan jumlah yang besar.

5. Salah Menentukan Tertanggung

Ini adalah hal yang paling sering terjadi saat seseorang membeli asuransi. Banyak yang memilih tertanggung adalah istri atau anak. Padahal keduanya tidak bekerja dan tidak memiliki penghasilan. Jadi, saat menentukan tertanggung pastikan itu adalah Anda, pihak yang bekerja.

Demikian tadi penjelasan tentang hal-hal yang berkaitan dengan asuransi jiwa serta kesalahan yang umumnya dilakukan saat membeli asuransi jiwa. Dengan penjelasan ini, sekarang Anda seharusnya sudah tidak lagi ragu dalam membeli asuransi jiwa. Yuk beli asuransi di Super You premi mulai dari Rp 30 ribu per bulan. Selain asuransi jiwa, ada juga asuransi kecelakaan, asuransi penyakit kritis, dan asuransi kesehatan.

By gerard