Tahukah anda bahwa musim panas di Jepang diawali bersama musim hujan lokal atau tsuyu? Hujan terjadi sepanjang bulan Juni hingga awal Juli. Setelah itu, Jepang bakal menghadapi dua bulan bersama suhu terpanas sepanjang tahun: Juli dan Agustus.

Sudah jadi formalitas orang Jepang untuk jadi membebaskan jaket, menggantinya bersama payung, dan berlanjut ke baju musim panas. Di tengah serangan cuaca panas, mendinginkan diri di dalam ruangan ber-AC memang menyenangkan. Namun, orang Jepang punyai langkah tersendiri untuk bertahan melalui suhu udara dan kelembapan tinggi ini.

Selain senantiasa membekali diri bersama botol air minum, handuk kecil, topi, payung, atau kacamata hitam, anda dapat meniru 6 formalitas orang Jepang waktu menghadapi musim panas tersebut ini pasti bagi kalian yang ikut program kerja ke Jepang tahu hal ini.

 

Membawa kipas lipat waktu bepergian

Sering melihat orang Jepang membawa kipas lipat cantik? Ya, ini adalah salah satu langkah tradisional mereka mengusir udara panas. Apalagi, kipas lipat Jepang ada dalam beraneka wujud unik, desain menarik, dan penuh warna. Kamu dapat membelinya untuk dikenakan sepanjang berlibur di Jepang atau sebagai oleh-oleh keluarga di rumah.

Mengenakan yukata

Berbeda bersama kimono yang berlapis-lapis, material yukata lebih tidak tebal dan ringan. Terbuat berasal dari katun, yukata jadi baju favorit orang Jepang waktu mampir ke festival musim panas. Warnanya termasuk cerah bersama motif-motif menarik. Jika idamkan tampil layaknya orang Jepang, anda dapat menyewa yukata di beraneka toko kira-kira tempat wisata atau tempat pemandian air panas.

 

Datang ke festival musim panas

Hampir sepanjang tahun Jepang menggelar beraneka festival. Namun, festival musim panas senantiasa punyai kekuatan tarik lebih bagi masyarakat Jepang. Salah satunya festival hanabi alias kembang api yang diadakan di beraneka kota di Jepang sepanjang Juli dan Agustus. Orang Jepang biasa berbondong-bondong mampir ke tempat publik untuk melacak spot terbaik menikmati langit malam bersama kilauan kembang api.

 

Selain itu, festival lain layaknya Tanabata dan Obon, termasuk jadi peristiwa istimewa bagi keluarga-keluarga di Jepang. Umumnya mereka bakal berkumpul dan menikmati parade atau keadaan festival bersama orang-orang terdekat.

 

Mendinginkan tubuh bersama es serut

Adakah kegiatan yang lebih mengasyikkan tak hanya mendinginkan tubuh bersama es serut, es krim, atau fruit parfaits? Musim panas di Jepang artinya mereka bebas minum minuman dingin atau dessert manis aneka rasa bersama penampilan menggoda selera.

 

Deretan toko roti, toko kue, gelato, toko es krim, hingga konbini alias convenient store memberikan anda banyak variasi pilihan minuman untuk beri kesegaran dahaga. Selain minum sebotol air mineral, mendinginkan tubuh bersama minuman dingin lezat layaknya ini menyadari pilihan paling pas untuk melawan cuaca panas.

 

Menyantap mie dingin

Masyarakat Jepang paling gemar menyantap mie dingin atau sōmen dikala musim panas. Mie super tidak tebal ini terbuat berasal dari tepung gandum, di sediakan dingin bersama saus kecap, plus taburan irisan daun bawang, mioga (sejenis jahe), dan biji wijen.

 

Sebagai alternatif, anda dapat mencoba nagashi- sōmen atau mie yang mengalir. Secara harafiah, mie ini di sediakan mengalir melalui tabung bambu dan anda kudu menangkap bersama sumpit sebelum saat menyantapnya.

 

Berenang di Okinawa atau mendaki Gunung Fuji

Okinawa jadi tempat favorit orang Jepang untuk berlibur waktu musim panas tiba. Deburan ombak, pasir lembut, dan langit biru Okinawa memberikan gambaran liburan musim panas dambaan bagi orang Jepang.

 

Sementara, bagi mereka yang hobi mendaki gunung, musim panas termasuk waktu pas untuk mendaki Gunung Fuji. Gunung setinggi 3.776 meter ini memang hanya membuka jalan pendakian terhadap musim panas saja. Beberapa rute yang dapat dipilih antara lain jalan Yoshida, Subashiri, dan Fujinomiya.

 

Seru termasuk ya formalitas orang Jepang menggunakan waktu sepanjang musim panas. Kamu tertarik mencoba formalitas yang mana?