ciri ciri kanker tulang

Ciri ciri kanker tulang pada stadium awal terbilang sulit untuk dikenali. Kadang keluhan baru kentara pada saat kanker sudah memasuki tahap lanjut. Namun sejumlah penjelasan yang dirangkum dari deherba.com berikut bisa memandu Anda mengenali sedini mungkin gejala kanker tulang.

Apa Penyakit kanker tulang?

Kanker tulang merupakan pembentukan kanker yang berasal dari sel sel tulang. Sejumlah besar kasus kanker tulang merupakan jenis kanker sekunder yang berangkat dari metastasis sel kanker pada organ lain.

Namun kanker tulang juga mungkin terbentuk dari kasus primer. Ini artinya kerusakan berawal dari tulang yang mengalami kerusakan DNA hingga membentuk sel sel baru dengan lebih masif dan berbeda dari sel normal. Sel sel abnormal yang bersifat agresif dan mudah menyebar. Menyebabkan sel sel tulang sekitarnya yang sebelumnya sehat turut berubah menjadi sel rusak.

Kanker tulang termasuk jenis kanker yang tidak banyak terjadi. Kemunculan kasusnya tidak mencapai 10 besar di dunia. Namun, kanker tulang mungkin menyebabkan masalah kelumpuhan, gangguan fungsi sumsum hingga kematian.

Ciri ciri Kanker Tulang Stadium Awal

Pada stadium awal, kanker tulang mungkin untuk sembuh dengan prosentasi di atas 85%. Tentu dengan catatan ini merupakan jenis kanker primer. karena bila kanker sekunder, maka potensinya kanker sudah menyebar di organ lain selain tulang, sehingga kanker berkali lipat lebih mematikan.

Khusus untuk kanker tulang primer, untuk deteksi dini kita perlu mengenali apa saja ciri ciri kanker tulang. Sayangnya keluhan kanker tulang sulit dibedakan dengan keluhan sendi dan tulang biasa. Itu sebabnya penting memahami bagaimana sebenarnya gejala kanker tulang pada stadium awal, sebagaimana dijelaskan berikut ini.

Mudah terasa lelah

Anda mudah merasa kaki atau tangan pegal hanya karena aktivitas fisik yang terhitung tidak berat. Rasa pegal muncul dalam waktu cukup panjang, bahkan setelah Anda istirahat. Anda kerap merasa kehilangan energi pada tulang. Ini bisa merupakan tanda awal dari kanker tulang.

Muncul rasa nyeri pada tulang

Sebagaimana kebanyakan kanker, rasa nyeri memang lazim terjadi. Hanya saja ciri ciri kanker tulang satu ini sulit dibedakn dari keluhan tulang dan sendi lain. Namun Anda bisa mengenali ciri dari nyeri kanker tulang sebagai nyeri yang menusuk, terasa terpusat pada tulang dan bukan pada sendi. Biasanya rasa nyeri menyebar hingga ke area tengah tulang.

Muncul bengkak atau benjolan

Ciri ciri kanker tulang lain adalah terbentuknya benjolan pada pembengkakan pada tulang. Ini berasal dari massa kanker yang berkembang. Pada stadium awal, massa ini tidak membentuk benjolan atau pembengkakan yang kentara. Namun Anda bisa mencoba meraba area dimana keluhan nyeri muncul. Untuk memastikan pada area ini tidak ada pembengkakan. Biasanya pembengkakan atau benjolan di sini memiliki bentuk yang tidak simetris.

Gangguan keseimbangan dan motorik

Perhatikan bila Anda merasa Anda mudah tersandung, mudah terjatuh karena hal kecil, kendali motorik kecil seperti menulis atau mengetik yang lemah, mudah kehilangan keseimbangan, atau refleks pada area tulang tertentu melemah. Gejala gejala tersebut bisa jadi merupakan ciri ciri lain dari kanker tulang.

Tulang terasa lebih lemah

Beberapa kasus kanker tulang disertai dengan gejala melemahnya fungsi tulang. Ketika seseorang mulai kesulitan untuk bertahan berdiri lama, karena kaki yang terasa lemah. Atau tangan yang kesulitan menopang atau membawa benda berat. Bisa jadi ini adalah gejala kanker tulang. Pada tahap lanjut, kanker tulang juga disertai dengan rapuhnya tulang. Sehingga lebih mudah untuk mengalami fraktur seperti patah tulang atau retak.

Kebas dan mati rasa

Gangguan pada tulang acapkali memang menyebabkan gangguan pada saraf. Ini karena ada kedekatan kaitan antara tulang, otot dan jaringan saraf di sekitarnya. Sehingga melemahnya tulang kerap kali disertai dengan melemahnya sistem saraf. Sementara ciri ciri kanker tulang ini diperkuat dengan efek tekanan dari benjolan kanker tulang yang mungkin terjadi pada jaringan saraf. Tekanan yang menyebabkan sel saraf kehilangan kemampuan impulsnya.

 

 

By Nurul K