Cara Menanam Cangkok Dan Mengecek Kualitas Air

Menyebarkan tanaman dengan mencangkok terdengar menjanjikan. Namun terkadang, hasilnya tidak seperti yang Anda inginkan. Ada kemungkinan tanaman akan mati sebelum proses okulasi selesai. Lantas, bagaimana cara menanam cangkok tanpa mati?

 

Ada beberapa tips dan cara yang bisa Anda ikuti untuk mencegah hal ini terjadi. Ini dia komentarnya!

 

Perhatikan suhu dan cuaca

Suhu dan cuaca memiliki pengaruh yang besar terhadap okulasi. Jadi, sebelum memulai proses penanaman, perhatikan cuaca. Lebih baik jika transplantasi ditanam saat tidak panas.

 

Idealnya, Anda bisa menanam cangkok antara pukul empat dan lima sore. Namun bila suhu dan cuaca sejuk dan tidak terlalu panas, tidak masalah bila Anda menanam cangkok.

 

lakukan pemangkasan

Selama cangkok tetap menempel pada batang induk, suplai air dan nutrisi tetap didukung oleh induk.

 

Namun, ketika berdiri sendiri, akar cangkok yang baru lahir tampaknya tidak memberikan banyak nutrisi bagi tanaman. Apalagi jika daun dan batangnya terlalu banyak.

 

Oleh karena itu, Anda perlu memangkasnya hingga tersisa beberapa helai daun. Hal ini perlu Anda lakukan agar nutrisi tanaman yang dicangkok tetap bisa terpenuhi meski akarnya baru saja habis.

 

Rendam dalam larutan vitamin B1

Selanjutnya, siapkan 100 mg vitamin B1 dan larutkan dalam 2 liter air. Setelah itu, rendam cangkok dalam larutan tersebut selama satu jam.

 

Pastikan untuk merendamnya di tempat yang sejuk dengan suhu minimal 27 derajat dan kelembapan minimal 80.

 

Transplantasi tanaman dalam pot atau kantong plastik

Begini cara memindahkan cangkok ke kantong plastik! Pertama, siapkan kantong plastik untuk menumbuhkan cangkok. Isi kantong plastik sekitar 7-10 cm dengan media tanam. lalu keluarkan plastiknya

 

Bungkus cangkok dengan hati-hati. Pastikan tanah yang menutupi akar tidak retak.

 

Selanjutnya, dengan hati-hati masukkan tanaman cangkok ke dalam kantong plastik. Tempatkan tanaman dalam posisi lurus dan tegak sebelum benar-benar mengisi kantong plastik dengan media tanam. Penting untuk tidak menekan media tanam di dalam kantong plastik.

 

Jangan menyirami tanaman yang dicangkok sampai disangga

Pada dasarnya, cangkok yang baru saja Anda tanam tidak stabil. Oleh karena itu, Anda tidak dapat menyirami batang sampai diikat ke dudukan.

 

Setelah dirasa stabil, bilas dengan air yang sudah direndam vitamin B1 sampai basah.

 

Jangan lupa menyirami tanaman cangkok secara rutin setiap dua atau tiga hari sekali.

 

Begitulah cara menanam cangkok agar tidak mati. Semoga berhasil!

 

Kualitas air dan jenis untuk menyiram tanaman

 

Jika Anda memiliki tanaman hias, parade penyiraman adalah sesuatu yang tidak boleh Anda lupakan. Apa dan bagaimana Anda menyirami tanaman Anda juga penting bagi Anda. Jadi pertanyaannya, air seperti apa yang baik untuk menyiram tanaman?

 

Yah, sama seperti makhluk lain yang tidak boleh dimakan sembarangan, tanaman juga tidak boleh disiram. Sebelum menyiram tanaman Anda, Anda perlu mempertimbangkan dua hal. Ini dia komentarnya!

Baca Juga : growing swiss chard in containers

kualitas air

Anda harus memastikan bahwa air yang akan Anda taburkan pada tanaman adalah netral. Entah itu soal tingkat keasaman atau soal suhu air yang dituangkan nanti. Anda benar-benar harus memperhatikan kualitas air tanaman Anda!

 

tingkat keasaman air

Mengenai keasaman, pastikan air yang Anda gunakan tidak terlalu asam atau terlalu basa. Pertahankan pada pH6,5 hingga pH8,5. Oleh karena itu, Anda perlu menghindari menyiram tanaman Anda dengan air yang Anda gunakan untuk mencuci peralatan dapur dan cucian.

 

suhu air

Juga, Anda perlu memperhatikan suhu air yang Anda tuangkan. Cobalah untuk tidak menyirami tanaman Anda dengan air panas dan dingin untuk menghindari kerusakan cepat pada tanaman. Pertahankan suhu air pada suhu kamar atau ruangan.

 

jenis air

Air yang baik untuk tanaman adalah air yang menyimpan banyak mineral. Seperti nitrogen, belerang, fosfor, kalium, kalsium dan magnesium.

 

Air hujan dan air tanah merupakan salah satu sumber makanan terbaik bagi tanaman. Selain itu, untuk beberapa tanaman, air cucian beras juga bermanfaat untuk mempercepat pertumbuhan tanaman.

 

Hindari air yang dicampur dengan bahan kimia. Juga, Anda harus menghindari menyiram tanaman Anda dengan air suling. Hal ini dikarenakan air tersebut sudah banyak mengandung mineral, sehingga kurang efisien untuk tanaman.

 

Inilah kualitas dan jenis air yang baik untuk menyiram tanaman. Seperti makhluk hidup lainnya, tumbuhan berhak atas makanan bergizi terbaik. Jadi mari kita menyirami tanaman dengan benar mulai sekarang!

 

Suka topik tanaman kunjungi All about Gardening