Cara membuka bank tabungan sangat mudah. Apalagi jika Anda memiliki KTP, NPWP, dan Rp 500.000. Anda hanya perlu pergi ke kantor cabang terdekat. Baik Anda BRI, BNI, BCA, Mandiri, atau lainnya. Biasanya, siap dalam 30 menit. Sayangnya, tidak semua orang beruntung. Jangan berapapun NPWP, sebagian KTP tidak ada. Alasannya mungkin hilang atau tidak cukup umur.

Bahkan jika Anda tidak memiliki jaminan, rintangan akan hilang. Jika tidak sesuai dengan rumah Anda, itu masih menjadi masalah. Lantas, bagaimana solusi menjalankan tabungan dengan masalah di atas? Ya, ikuti saja aturannya: tidak punya NPWP ya; setoran awal tidak harus mencari tambahan; Anak usia 10 tahun menunggu tujuh tahun lagi; dll.

Baca juga yuk mengenai microsoft word pada tautan tersebut.

Oke, kami tahu jawabannya tidak menyenangkan. Namun, terkadang rekening bank diperlukan segera. Sedangkan untuk menyelesaikan permasalahan diatas membutuhkan waktu yang lama. Untuk cepat, berikut beberapa trik untuk dicoba.

1. Tidak punya NPWP

Persyaratan untuk membuka tabungan bank saya sudah lama tertunda. Sebelumnya, KTP cukup dan setoran awal cukup. Sekarang harus menyertakan NPWP (nomor identifikasi wajib pajak). BRI, BNI, BCA, Mandiri, dan bank lain itu sama. Bagaimana jika Anda tidak memiliki NPWP? Ada empat trik. Pertama, pinjam NPWP pasangan / pasangan.

Jika Anda belum menikah, akan lebih mudah. Anda dapat menggunakan orang tua atau kerabat Anda. Beberapa bank mengizinkan ini. Masih ditolak, coba trik nomor dua: pilih jenis tabungan lain yang tidak membutuhkan NPWP.

Ingat, mayoritas bank mengeluarkan lebih dari satu produk simpanan. Beberapa tidak rumit dan bahkan fleksibel. Tabungan Saya adalah contoh akun yang dapat dibuat tanpa NPWP. Sayangnya belum dilengkapi dengan e-banking. Jika Anda membutuhkan jenis tabungan lain, bekerjalah di cabang yang tenang. Di sana, aturan bisa dibebaskan agar bisa menarik pelanggan.

Kantor cabang seperti ini biasanya berada di desa. Calon nasabah tidak perlu membawa NPWP. Mereka hanya mengisi formulir pernyataan yang tidak ada. Jika cabang yang Anda kunjungi tidak terlihat seperti ini, harap pindahkan atau ubah bank tersebut segera.

2. KTP hilang

Berbagai kartu identitas. Namun yang paling banyak digunakan untuk membuka tabungan adalah KTP. Lantas, jika tidak, apa solusinya? Saran terbaik adalah membawanya ke kantor kabupaten / desa. Setelah itu barulah pergi ke bank. Masalahnya, pembuatan KTP tidak langsung terjadi. Jika ini terjadi, mintalah SuKet (kartu ID sedang diproses). Dapat mengubah fungsi ID.

Semua bank di Indonesia mau menerimanya. Saya tidak sempat mengurus KTP, apakah saya bisa membuka tabungan dengan SIM? Beberapa situs bank menulis “KTP / SIM / paspor”. Namun terkadang mendapatkan persyaratan KK tambahan. Untuk konfirmasi, hubungi kantor cabang yang ingin Anda kunjungi.

Lalu bagaimana lagi? Meski bukan warga negara Indonesia, namun diperbolehkan menabung di bank di Indonesia. Persyaratan kartu identitas untuk menggunakan paspor dan menambahkan KIMS / KITAS / KITAP sebagai pengganti KTP.

3. Domisili berbeda

Sebelum diluncurkan, KTP elektronik (e-KTP) dinyatakan berlaku secara nasional. Misalnya KTP Anda dikeluarkan oleh kota Semarang. Meski sudah merantau ke Jakarta, ia bisa digunakan untuk membuka rekening tabungan di cabang bank mana pun.

Setelah bertahun-tahun, ternyata tidak. Namun, itu tidak menjadi masalah. Migran tidak perlu pulang hanya untuk membuka tabungan. Meskipun KTP berbeda dengan domisili, mereka dapat mencoba trik berikut.

Pertama, pergi ke kantor cabang terdekat. Jangan lupa membawa persyaratan yang ditentukan (KTP, NPWP, setoran awal). Kemudian tambahkan sertifikat rumah. Anda dapat melakukannya dengan bertanya kepada ketua RT dan RW setempat. Yang kedua adalah surat referensi dari perusahaan yang bekerja. Lembaran kertas ini cukup kuat untuk menangani rekening tabungan domisili yang berbeda.

Pasalnya, dia bersikeras agar Anda bekerja di daerah tersebut. Yang terakhir melalui online. Dengan ini, Anda bisa menabung dari mana saja. Prosesnya sederhana: lakukan panggilan video sambil menunjukkan kartu identitas Anda. Setelah nomor rekening, buku tabungan dan kartu debit akan dikirimkan sesuai dengan rumah Anda.

4. Usia di bawah 17 tahun

Kendala tanpa NPWP, kehilangan KTP, dan perbedaan domisili bisa diatasi. Bagaimana dengan anak berusia 17 tahun yang ingin memiliki tabungan bank? Apakah Anda harus menunggu sampai tua? Tidak dibutuhkan. Usia bukanlah penghalang untuk membuka akun.

Mengapa mayoritas bank mengeluarkan produk tabungan khusus untuk anak-anak. Terlepas dari prasekolah, taman kanak-kanak, SD, SMP, dan SMA mereka itu, bayi yang lahir tidak jadi masalah. Karena belum memiliki KTP, maka buka tabungan dengan menggunakan KTP lain: akta kelahiran, KK, atau kartu pelajar yang mencantumkan Nomor Induk Mahasiswa (NIS).

Karena kecil, harus dimulai dengan orang tua, diiringi dengan penciptaan. Jenis akun apa yang dapat dibuat oleh seorang anak? Beberapa contoh Junio ​​BRI, Anak BNI Taplus, BCA tahapan Xpresi. Sedangkan Mandiri dan bank lain (konvensional atau syariah) dapat menawarkan Tabungan dan Tabungan Pelajar (SimPel).

5. Setoran awal Kurang

Rata-rata setoran awal untuk membuka rekening tabungan adalah Rp 500 ribu. Memang tidak banyak peningkatan dari tahun ke tahun. Namun, bagi sebagian orang jumlahnya parah. Apa solusi bagi mereka yang kekurangan uang? Solusinya hampir sama seperti sebelumnya: pilih jenis akun yang fleksibel. Sekali lagi, Tabungan Saya misalnya. Di bank mana pun, setoran awal yang diminta rendah.

Hanya Rp 20 ribu. Selain itu, biaya administrasi bulanan juga gratis. Sayangnya, tabungan saya menipis. Di bank tertentu, fasilitas satu-satunya adalah buku tabungan dan kartu debit. Sedangkan untuk tipe full feature, setoran awal yang dibutuhkan minimal Rp 500 ribu.

Bagaimana memperbaikinya? Anda bisa meminjam teman atau kerabat terlebih dahulu. Keesokan harinya uang itu dikembalikan. Seperti yang kita ketahui, saldo setoran awal bisa ditarik setelah 24 jam. Gunakan saja situasi ini.

Menurut saya kelima kendala inilah yang sering ditemui orang saat membuka rekening tabungan. Jika Anda mengalami masalah lain, silakan tanyakan melalui komentar. Jika saya tahu jawabannya, saya akan segera menjawab.

Cari info seputar m-bca bagi kamu yang ingin membaca sebuah tips perbankan.

By gerard