bahan alami mengatasi hipertensi

Salah satu cara terbaik untuk mengendalikan penyakit hipertensi adalah dengan mengatur ulang pola makan kita. Bahkan sejumlah bahan alami dapat bekerja membantu mengatasi hipertensi. Apa saja bahan alami tersebut? berikut kutipannya dari deherba.com.

Bagaimana unsur alami membantu hipertensi?

Stigma yang melekat terhadap penyakit hipertensi adalah keharusan untuk mengonsumsi obat obatan dalam jangka panjang. Padahal, pada tahap awal, yang perlu Anda lakukan justru dengan mengatur pola makan. Termasuk dengan meningkatkan asupan bahan alami yang terbukti dapat bekerja mengatasi hipertensi. Terutama di saat tekanan darah tengah meningkat.

Unsur alami ini akan membantu menjaga keseimbangan kadar elektrolit dalam darah. Sementara ketidak seimbangan elektrolit ini berkaitan erat dengan kekentalan darah, sirkulasi darah dalam tubuh dan termasuk pula menentukan kekuatan laju darah dalam tubuh.

Unsur alami juga diyakini akan membantu menjaga kesehatan pembuluh darah. Karena sebagian kasus hipertensi dapat dikaitkan dengan pembuluh darah yang rusak, membentuk plak dan mengeras. Hingga sirkulasi darah tidak berjalan dengan baik.

Bahan alami juga membantu menjaga kesehatan jantung. Dan jantung memiliki peran sangat besar untuk mengatur sirkulasi darah di seluruh tubuh. Jantung yang mengalami gangguan sudah tentu akan menyebabkan tekanan darah turut terganggu.

Apa Saja Bahan Alami Yang Efektif Mengatasi HIpertensi?

Dan sebagaimana dijelaskan di atas, sejumlah bahan terbukti memiliki efektifitas dalam membantu mengendalikan tekanan darah tinggi. Apa sajakah bahan alami yang masuk kategori ini.

Kemangi

Kemangi efektif dalam membantu melancarkan sirkulasi darah. Terbukti pula baik dalam mengendalikan aritmia atau kondisi detak jantung yang tidak beraturan. Unsur flavonoid unik di dalamnya membantu mengendalikan kerusakan sel pembuluh darah dengan cepat.

Seledri

Seledri menjadi salah satu bahan alami yang cukup dikenal efektif mengatasi hipertensi. Kandungan senyawa kimiawi 3-n butil phthalide memberi efek relaksasi terhadap otot jantung, urat dan pembuluh darah. Ini akan membantu memperbaiki sirkulasi darah dan menurunkan tekanan pada sirkulasi darah.

Mentimun

Memiliki efek dingin dan segar, sayuran ini termasuk banyak digemari. Kandungan airnya relatif tingi hingga memberi efek diuretik dan membantu menormalkan kembali kondisi elektrolit dalam tubuh. Hingga secara efektif turut berperan mengendalikan tekanan darah.

Selasih

Pada selasih ditemukan unsur unik seperti fenolat, quersetin dan flavonoid yang akan membantu memperbaiki kualitas sirkulasi darah. Ini juga akan membantu menghentikan pembentukan plak kolesterol pada dinding pembuluh darah.

Rosella

Mengonsumsi teh yang terbuat dari bunga rosella akan membantu mengendalikan tekanan darah. Kandungan potassium, flavonoid dan antosianin di dalamnya membantu memperbaiki kesehatan jantung dan sirkulasi darah.

Labu siam

Satu lagi buah dengan efek astringent atau mendinginkan. Buah atau sayuran dengan efek demikian memiliki kemampuan unik menurunkan tekanan darah. Karena sifatnya yang netral akan mengendalikan gangguan keseimbangan elektrolit tubuh. Dan membantu memperbaiki sirkulasi darah yang terganggu.

Bit

Sayuran dari jenis umbi-umbian ini dikenal memiliki warna ungu yang kuat. Kandungan antosianin di dalamnya berpadu dengan potasium menjadikannya penting tekanan darah tinggi. Nitrit Oksida di dalamnya baik untuk memberi efek relaksasi.

Aloevera

Berdasar American Heart Association, pembuluh darah yang mengalami pengerasan menjadi alasan utama tekanan darah tinggi terjadi. Aloevera merupakan terapi sederhana dan menyegarkan untuk membantu merawat pembuluh darah. Mengembalikan elastisitas pembuluh darah mengatasi timbulan plak kolesterol yang menyebabkan pembuluh darah mengalami kerusakan.

Terung

Dalam terung ditemukan enzim yang turut berperan dalam pembentukan ACE inhibitors. Bekerja layaknya obat hipertensi, terapi ini akan mengatasi hipertensi dengan cara melebarkan pembuluh darah. Memberi efek relaksasi dan kandungan alkaloidnya akan menyeimbangkan kembali elektrolit dalam darah.

By Nurul K